Didalam kitab-kitab allah banyak kita lihat peryataan jalan yang lurus, jalan tuhan atau sirotolmustaqiem. Seluruh ummat manusia saat ini mencari dan menginginkan jalan ini untuk diikuti dan ditempuh.Siapa yang menunjuki jalan ini?Dari mana awalnya?kepada siapa yang berhak mendapatkanya? Dimana kita bisa menemukannya?
Setiap hari(17kali) hampir seluruh ummat muslim membaca dan meminta-minta kepada Allah untuk di tunjuki kejalan yang lurus yakni di surat Al-Fatihah:6:
QS[1:6] Tunjukilah kami jalan yang lurus,
QS[1:7] (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Al-Q telah menjawab dan menjelaskan dengan An’amta(fiil mahdhi = bentuk lampau) bahwa jalan yang lurus sebenarnya telah ada dan itu nyata karena jalan ini telah diberikan kepada orang-orang yang mau menjalankan perintah , mempelajari dan memahami kitab-kitab Allah. Seperti ajaran yang dulu pernah dibawa oleh para rosul(Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad)
Semua dari mereka ditunjuki jalan yang lurus.
Mari kita pelajari sejarah kembali, bahwa ibrahim adalah imam manusia(QS:2/124) atau Bapak dari bangsa-bangsa (Kejadian17:4-5) semua para nabi dan rasul mengacu kepada jalan hidupnya Ibrahim.. Kita sbg manusia dari keturunan Ishaq maupun Ismael sudah semestinya mengikuti jalan hidup yang dibawa oleh nya ini.
ABRAHAM = IBRAHIM telah ditunjuki jalan yang lurus (sirotolmustaqim)
[6:161] Katakanlah: "Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) dien yang benar, Millata Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik".
MOSES = MUSA telah ditunjuki jalan yang lurus (sirotolmustaqim)
[37:114] Dan sesungguhnya Kami telah melimpahkan ni'mat atas Musa dan Harun.
[37:115] Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.
[37:116] Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang.
[37:117] Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas.
[37:118] Dan Kami tunjuki keduanya ke jalan yang lurus
ULangan 1:30-31(musa di bimbing ke jalan yang lurus)
Ketika itu aku berkata kepadamu: Janganlah gemetar, janganlah takut kepada mereka;
TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu, dan di padang gurun, di mana engkau melihat bahwa TUHAN, Allahmu, mendukung engkau, seperti seseorang mendukung anaknya, sepanjang jalan yang kamu tempuh, sampai kamu tiba di tempat ini.
YESUS = ISA telah ditunjuki jalan yang lurus (sirotolmustaqim)
QS[43:61] Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Yesus selalu mengajak ummat untuk mengikuti dia,agar mereka menuju kepada kedamaian, dalam dakwahnya dia selalu mengajak kepada jalan yang lurus.
Hal mengikuti jalan yesus (Mat 22:25-28)
Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:
Kalau orang datang kepada-Ku, tetapi lebih mengasihi ibunya, bapaknya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, malah dirinya sendiri, ia tidak bisa menjadi pengikut-Ku.
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
MUHAMMAD telah ditunjuki jalan yang lurus (sirotolmusaqim)
Seperti di QS 6:161.”Aku”(Muhammad) mengikuti jalan hidup ibrahim,dia mencontoh nya.bahkan dalam bacaan shalatpun umat islam mencontoh ibrahim “kama sholaita ala muhahmmad wa ala ibrohim”.
QS[5:16] Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus
- Perintah di dalam AL-Q dan TAURAT -
Dari masa ibrahim Musa,Isa hingga Muhammad telah di diperintahkan agar berpegang pada satu jalan saja.firman allah untuk mengabdi dalam hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.
Ulangan 8:6 =Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.
QS[6:153] dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.
QS[30:30] Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada dien Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) jalan yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Apa kesimpulan yang kita dapat dari uraian diatas?
Setiap para rasul datang selalu dalam rangka menyatukan umat manusia yang selalu menakar benar salahnya suatu masalah berdasarkan pikiran pribadi ataupun golongan.
Mudah-mudahan kita semua mau menyadari bahwa hanya kepada Allah-lah kita taat secara faktual, bukan hanya sekedar ritus-ritus saja sebagaimana yang telah kita jalani selama ini.
Salam sejahtera, semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar